Untuk yang Sedang Patah Hati

Bukan suara saya.

Aku berada pada kondisi terburuk dan terbaik. Buruk karena cerita kami ternyata harus secepat itu usai. Begitu. Tapi aku belajar banyak, banyak sekali dan itu baiknya.

Tapi bagaimanapun, aku sebenarnya sudah siap. Aku paham betul tentang rasa yang sedikitpun tidak bisa dipaksakan. Jika pergi biarlah pergi. Toh, cepat atau lambat akan terjadi juga bukan? Itu yang membuat semestaku kembali hidup.

Setelahnya, tugasku adalah tetap menjadi teman yang baik, memberi support, memberi semangat. Karena bagiku, sekalipun menyakitkan, semuanya masih terlalu remeh jika dijadikan alasan untuk menjauh.

Lalu aku kembali pada penaku. Menulis cerita dan terus bergerak. Bergerak. Bergerak. Seperti pesan terakhirnya "Life Must Go On".

;
Untuk yang sedang patah hati, lihatlah ke depan, jalanmu masih panjang.
Tidak selamanya bertemu akan selalu memiliki. Perpisahan itu ada. 
Dan, setiap kesedihan, pasti ada hal baik setelahnya. 
Karena ada pelangi setelah hujan.


Komentar

Posting Komentar